Iklan RONCAR ; Taste atau Strategi?

25 04 2008

RONCAR versi SendalAnda pernah menyaksikan iklan Chip Anti-Maling yang satu itu?

Kalau iya, bagaimana pendapat anda?

Ketika saya mencoba menanyakan kepada teman-teman, komentar yang muncul sangat beragam. Ada yang bilang buruk, sangat buruk, jelek, jelek abis, amat sangat jelek, jadul, murahan, malu-maluin, kampungan, katro dan berbagai komentar negatif lain. Tapi tak satupun komentar positif yang saya dengar.

Namun, Jika pertanyaan tadi ditujukan pada saya maka jawaban yang akan saya keluarkan adalah berupa pertanyaan lagi. Pendapat saya dilihat dari sisi mana? Saya adalah orang awam di dunia seni. Tetapi jika ditinjau dari sisi seni (sinematografi), saya yakin iklan RONCAR adalah produk seni yang gagal! (Ingat, yang produk seni yang gagal itu iklannya ya!). Sama sekali tidak ada taste seni disana. Entah karena iklan ini low-budget atau karena memang itu strategi marketing dari RONCAR sendiri, Wallahu Alam

Jujur saja, melihat iklan itu membuat saya merasa berada di medio ‘90an dimana satu-satunya pilihan stasiun televisi terjangkau hanyalah TVRI. Ngga banget! Apakah sudah sedemikian low-budgetnya RONCAR hingga hanya mampu membuat iklan seperti itu? Saya pikir tidak. Durasi yang cukup lama, penempatan iklan di area primetime, dan frekuensi penayangan yang cukup intense di televisi-televisi swasta terkemuka itu dijamin memakan budget sangat besar! Apalah artinya jika dibandingkan dengan Biaya Produksi iklan (berdurasi kurang dari 5 menit) yang saya pikir tidak akan sebesar biaya penayangan iklan yang frekuensinya lumayan intense.

RONCAR Pelit? jangan tanya saya. kalo ini, saya tidak tahu sama sekali dan saya juga tidak mau bergosip!

Ada baiknya kita telaah lagi definisi dari iklan. Menurut Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), Iklan adalah Segala bentuk pesan tentang suatu produk disampaikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. Jadi dalam hal ini iklan RONCAR, bagaimanapun jeleknya adalah tetap sebuah iklan. Tapi sebaiknya jangan terlalu berharap banyak iklan semacam ini akan masuk dalam event Citra Pariwara Indonesia. Hehehe.

Yang pasti, terlepas dari semua celaan dan kritik terhadapnya, Iklan ini kemudian menjadi sangat populer dan menjadi buah bibir ribuan pemirsa televisi! Bagaimana tidak, scene yang dibuat mengada-ada, pemilihan cast yang saya kira asal, alur cerita yang tidak masuk akal, hingga Art of Photography yang -maaf- nol besar! Lantas, Efeknya apa?

Menciptakan sesuatu berupa potongan seni cerdas memang relatif mudah namun yang mereka inginkan adalah menjual produk. (Max Sutherland dan Alice K. Sylvester - Advertising and The Mind of Costumer; What Works, What Doesn’t, and Why.)

Saya tidak tahu pasti grafik penjualan RONCAR hingga saat ini. Tetapi, menurut saya ada satu hal yang pasti! RONCAR telah melakukan strategi positioning yang sangat mengena. Ingat, Ketika kita sudah ikut-ikutan menilai, mencela, atau menertawakan iklan ini, apa yang terjadi? Otomatis diluar kesadaran kita, iklan ini sudah menempatkan namanya dalam memori kita, sehingga begitu dihadapkan dengan keywords atau kata-kata kunci seperti Alarm Mobil, Anti Maling, atau Chip Pengaman Mobil maka yang pertama kali terlintas di benak kita adalah RONCAR. Sama seperti AQUA yang memiliki positioning Air Minum dalam Kemasan, atau mungkin SANYO dengan positioning pompa airnya.

Entah disengaja atau tidak, Langkah RONCAR untuk berfokus kepada strategi positioning sebenarnya sangat tepat. Produk RONCAR adalah produk chip anti-maling pertama yang beriklan sedemikian bombastis. Wajar saja kalau kemudian iklan ini lalu begitu dikenal di seantero Indonesia.

Untuk persoalan etika-pun, Roncar nyaris tak tersentuh. Meski ada satu hal yang mengganjal hati saya yaitu Benarkah RONCAR adalah yang yang pertama di dunia? Jika bukan, maka ini bisa dianggap sebagai pelanggaran etika periklanan. Lebih jauh lagi, RONCAR bisa dianggap melakukan penipuan publik. Siapa yang bisa bertindak? YLKI atau PPPI? Mari bertanya…

F. I. Ilyas

NB : Maaf, saya ngga nemu logo RONCAR. Pengennya sih masang model iklan RONCAR yang senyumnya maknyus itu, tapi apa daya, ngga nemu juga. jadilah saya pasang “RONCAR versi Sendal Jepit” yang diambil dari blog Kang Nurapratama.

Actions

Information

15 responses

27 04 2008
yusdi

RROOOONNNNCCCAAARRRRR !!!

1 05 2008
GerentesHate

Makasih y dah mampir ke http://www.nurapratama.web.id

3 05 2008
yozaku

aye akui nih iklan fenomenal tapi jangan sampe iklan2 lain ngikutin kek gini enatr bisa2 iklan indo kembali ke jama dahulu

3 05 2008
Roron

Iklan terbusuk sejak 1912 :)

7 06 2008
novee

kl lo tanya gw, jwb an nye justru tu iklan berhasil, sukses, coz diingat ama penonton tipi..
iklan biar bagus excelent ky apa-an juga, ga bakal sukses kl gada org yg inget..
heheee.. iklan katrok kaya roncar malah banyak org tau n inget, walo mencam! tp yg penting org inget. itu yg terpenting dr iklan, sob..
kata gw

13 06 2008
rahadian

hehehe… emang tasteless iklan itu. tapi kira-kira laku nggak ya produknya?

2 07 2008
lazuardi

Iklan roncar memang sudah benar dari strategi komunikasi, positioning dan informasinya. Tapi iklan ini lemah di eksekusi visualnya. Dan lagi apakah iklan ini sebenarnya perlu sekali menggunakan TVC untuk memasarkan produknya? Jangan-jangan iklan ini adalah iklan yang membuang-buang uang klien sampai dibuatkan telekuisnya. Saya rasa iklan melalui brosu, poster dan iklan dalam tabloid otomotif sudah lebih efektif dan murah dibandingkan dengan TVC. Sebagai penutup saya juga salut dengan iklan ini, karena saking jleknya menjadi icon dan orang akan ingat pengamn mobil pakai roncar. Tapi iklan yang dibuat sangat jelek seperti roncar bisa menjadi bumerang, dan tidak semua produk diperlakukan seperti itu.

7 07 2008
pur

Saya rasa bisnis itu adalah strategi mereka utk memperkenalkan diri sebagai produk pengaman anti maling…. atau mungkin sebagai kedok…???!! Tapi dari iklan belakangan ini sudah mulai kelihatan bisnis asli mereka— SMS berhadiah!!!— yang notabene nya adalah SMS Premium. Blum lg kalau ada pelanggan yang mau REG di situ… Bisa jadi setiap hari kita dikirimkan SMS 3x sehari atau dll yg harganya Rp 2000 per sms…. x sekian orang, x sekian hari…???!! Mungkin penjualan alarm Anti Malingnya sendiri tidak se-mengkilap hasil dari SMS premium nya….???? May…. be….

26 07 2008
Alex

hehehhehehehe kwkwkkwkkw jikakakkakakaka itu iklan RonCar emank iklan keren banget sangat luar biasa tapi…ada tapinya….keren jaman nabi doelo apa jaman kerajaan majapahit untuk kuda aja tu RoncaR nanti kan ngk bakal di curi tu kuda kwkwkkwkwkwkkwkw

2 08 2008
dewa api

gw juga bilang iklanya jelek. bikin bete liatnya…btw, ketika gw tanyain pada kawan yg di globaltivi, ternyata duitnya kencang. roncar berani kontrak iklan setaon…intinya, duit mereka kencang..tpi seleranya aja yg kurang..

7 08 2008
duckone

yah harusnya dari segi tu iklan ketangkep masyarakat apa ngga. ketangkep banget. Gw sampe bosen denger disana sini orang bercanda tiba ngoceh RRROONCAR… yap setuju ma yang lo bilang, bisa dibilang “roncar mendapat tempat di hati masyarakat” :D

14 11 2008
budi susena

yg punya roncar ini namanya adam rustam
semoga mas adam inget sy dan mau mengembalikan uang 90 jt keluarga sy.

budi susena, widya augustien

21 11 2008
pengamit

Roncarr??? Mas, itu perusahaan ngutang milyaran sama agen iklannya karena gak bayar. Kayaknya sih kemungkinan kecil utang sampeyan dibalikin. Roncar itu asli produk gagal. Kuis SMS nya gagal. Hadiah yang dijanjikan gagal. Yang sudah ikut kuisnya? Hilang pulsa dan gigit jari…

26 12 2008
ano

Roncar???

Iklannya gw inget banegt :D

Tapi kalo niat beli sich kaga, liat dari iklannya kyk gitu. Jangan2 kualitas barangnya sama kyk iklannya.

5 11 2009
exa

Tu iklan masuk ke Cipta Pariwara ga ya? Masuk ke kategori The Disturbing Advertise

Leave a comment